v KETAHANAN PANGAN
Sebagai
negara Agraris,ketahanan pangan Indonesia masih sangat lemah. Koalisi
Rakyat untuk Ketahanan Pangan (KRKP) melaporkan bahwa pasokan pangan Indonesia
saat masih rentan karena besarnya ketergantungan impor bahan pangan dari negara
lain yang jumlahnya mencapai 70%.Tidak hanya beras yang perlu didatangkan
dari Vietnam dan Thailand, tapi Indonesia juga mengimpor berbagai jenis pangan
lain mulai dari jagung, kedelai, gula hingga garam dari negara lain.Oleh karena
itu perlu digalakan perencananan pengembangan pertanian yang efektif untuk
mengatasi masalah ini.
v Ciri
–ciri pertanian
·
Resiko
Dalam Pertanian
a) Anomali iklim
Anomali
iklim adalah sebuah penyimpangan iklim dari keadaan normal .Di daerah tropis
,terutama di Indonesia pergantian musim dapat di ketahui bahwa musim kemarau
terjadi antara bulan Maret
–Agustus,sedangkan musim penghujan antara bulan September -Februari .JIka
keadaantidak normal seperti biasanya berarti terjadi penyimpangan iklim
(anomali iklim). Isu Anomali iklim dewasa ini telah mengalami transformasi
dimensi isu dari yang bersifat global menjadi isu strategis nasional. Persoalan
ini merupakan sebuah kewajaran mengingat perubahan iklim yang memiliki dampak
terhadap kepentingan nasional sebuah negara. Salah satu kekhawatiran terbesar
dari perubahan iklim adalah dampaknya terhadap pertanian dan ketahanan pangan
nasional.Contoh akibat terjadinya
anomali iklim antara alain adalah El
nino dan La nina.
1. El
nino,Adalah Anomali iklim yang di tandai dengan musim kemarau yang berkepanjangan.Pada
saat terjadi El nino Arus air dingin
Samudra pasifik Tidak dapat mencapai permukaan laut ,di karenakan jumlah air
hangat yang ada cukup banyak dan kuatnya penyinaran sinar matahari. Sehingga
Tekanan udara di Pasifik tengah menurun.sebaliknya di pasifik barat tekanan
udaranya sangat tinggi kerena di pengaruhi angin musoon dan angin loakal.Karena
sifat udara yang bergerak dari daerah bertekanan tinnggi ke daerah bertekanan
rendah,menyebabkan Udara dari pasifik
barat bergerak membawa awan konvekltif ke arah pasifik tengah dan timur.Hal inilah
yang menyebabkan Hujan tidak turun cukup lama di daratan Indonesia dan
Australia.
walaupun sebenarnya petani indonesia di untungkan oleh adanya keseburan tanahnya.tapi mendekati zaman yang global ini (bahkan iklim juga tidak mau ketinggalamn zaman).petani di rugikan karena mereka terbatas dalam hal memprediksi musim.seharusnya hal inilah yang harus di perhatikan pemerintah dalam bidang pertanian.
BalasHapusbahkan seharusnya pemerintah bekerja sama dengan lembaga lembaga pendidikan yang bernotabene pendidikan pertanian untuk mengatsi masalah ini.misalnya mencari suatu tanaman baru yang tidak perlu di tanam di lahan luar tetapi mampu menghasilkan panen yang hasilnya sama dengan yang di tanam di lahan.
lebih dari itu,petani Indonesia harus di lindungi........'agar tetap bertahan dari guncangan ekonomi global.
ada lagi,jangan biarkan produk pertanian luar negri bebas masuk ke Indonesia,itun sama saja,menyekik leher sendiri(negara Indonesia).Bagaimana mungkin tidak,coba kita lihat di toko buah,maka kita akan melihat apel wahsington dc,apel cina...,dan di mana apel batu (apel Indonesia)....?
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus